PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
“Mendiskripsikan
Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka”
Penyusun :
Penyusun :
Nugradenta Wisnu W. (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
Shinta Indriati (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
Yulius Guntur (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
Olivia Eldha F (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
1.
PENGERTIAN IDEOLOGI
Kata ideologi berasal dari bahasa Yunani
“idea” dan “logos”. idea mengandung arti mengetahui pikiran, melihat dengan
budi. Adapun kata logos mengandung arti gagasan, pengertian, kata, dan ilmu.
jadi, ideologi berarti kumpulan ide atau gagasan, pemahaman-pemahaman,
pendapat-pendapat, atau pengalaman-pengalaman.
Istilah ideologi dicetuskan oleh Antoine
Destutt Tracy (1757b-1836), seorang ahli filsafat prancis. menurutnya, ideologi
merupakan cabang filsafat yang disebut science de ideas ( sains tentang ide ).
Pada tahun 1796, ia mendefinisikan ideologi sebagai ilmu tentang pikiran
manusia, yang mampu menunjukkan jalan yang benar menuju masa depan. Dengan begitu,
pada awal kemunculannya, ideologi berarti ilmu tentang terjadinya cita-cita,
gagasan, dan buah pikiran.
1.1. Pengertian Ideologi Menurut para Ahli
a)
Menurut Descartes
Ideologi adalah inti
dari semua pikiran manusia
b)
Menurut Machiavelli
Ideologi adalah sistem
perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
c)
Menurut Thomas Hobbes
Ideologi adalah
seluruh cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan
mengatur rakyatnya.
d)
Menurut Francis Bacon
Ideologi adalah paduan
atau gabungan pemikiran mendasar dari suatu konsep
e)
Menurut Karl Marx
Ideologi adalah alat
untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.
f)
Menurut Napoleon
Ideologi adaah
keseluruhan pemikiran politik dari musuh-musuhnya
g)
Menurut Dr.Hafidh Shaleh
Ideologi adalah suatu
pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional, yang meliputi aqidah dan
solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus
mempunyai metode, yang meliputi metode untuk menjabarkan ide dan jalan
keluarnya, metode mempertahankannya dan metode menyebarkannya ke seluruh dunia.
h)
Menurut The American Heritage dan Dictionary
of The English Language, Fourth Edition
Ideologi adalah
sekumpulan ide yang mencerminkan kebutuhan-kebutuhan, darapan dan tujuan sosial
dari individu, kelompok, golongan atau budaya. dan ideologi adalah sekumpulan
ajaran atau kepercayaan yang membentuk dasar-dasar politik, ekonomi, dan
sistem-sistem yang lain.
i)
Menurut Random House Unabridged Dictionary
Ideologi adalah
sekumpulan ajaran, cerita suatu bangsa, kepercayaan dan lain -lain yang
menuntut individu, gerakan sosial, institusi, golongan, atau kelompok yang
besar.
j)
Menurut Prof. Lowenstein
Ideologi adalah suatu
penyelarasan atau gabungan pola pikiran dan kepercayaan, atau pemikiran
bertukar menjadi kepercayaan, penerangan sikap manusia tentang hidup dan
kehadirannya dalam masyarakat dan mengusulkan sesuatu kepemimpinan dan
menyeimbangkannya berdasarkan pemikirannya dan kepercayaan itu.
k)
Menurut Sastrapratedja
Ideologi adalah
seperangkat gagasan atau pemikiran yang berorientasi pada tindakan yang
berorganisis menjadi suatu sistem yang teratur dan ideologi adalah ilmu yang
berkaitan dengan cita-cita, yang terdiri atas seperangkat gagasan-gagasan atau
pemikiran manusia mengenai soal-soal cita politik, doktrin atau ajaran,
nilai-nilai yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.
2. MACAM-MACAM IDEOLOGI
a) Liberalisme
Faham ini mengajarkan
kebebasan mutlak pada setiap individu. Kebebasan ini didasarkan keyakinan bahwa
semua manusia pada dasarnya adalah baik.
b) Konservatisme
Ideologi ini
mengajarkan tentang manusia yang harus selalu memelihara kondisi yang sudah ada
serta menciptakan kestabilan. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa tidak
selamanya sebuah perubahan akan membawa kebaikan.
c) Komunisme
Ajaran ini dipelopori
oleh negara Uni Sovyet yang dikuasai Partai Bolshevik. Partai ini didirikan
oleh Lenin. Dimana dalam ideologi ini semua manusia adalah sama serta tidak ada
hak pribadi, mengingat semua faktor ekonomi dan produksi dikuasai oleh negara.
d) Marxisme
Ajaran ini dikemukakan
oleh Karl Marx (1818-1883) dan Frederich Engel (1820-1895). Dalam ajarannya,
mereka mengajarkan tentang dasar-dasar komunisme yang dikenal pada saat ini.
Dalam konsep ini, ajaran yang mendominasi adalah pemikiran tentang konsep
ekonomi dan materialisme.
e) Feminisme
Ideologi ini bertujuan
untuk menciptakan persamaan hak antara pria dan wanita. Cara yang ditempuh
adalah dengan melakukan pemerataan dan kesederajatan dari setiap gender.
f) Sosialisme
Konsep sosialisme ini
adalah menciptakan kebersamaan dan adanya kesetaraan pada setiap orang. Dalam
ideologi ini diajarkan bahwa semua manusia harus saling membantu, karena
manusia tidak bisa hidup sendiri.
g) Fasisme
Ajaran ini lahir di
Italia dipelopori oleh Mousolinni. Dalam ideologi ini dikenal sebuah semboyan
yang dipegang teguh, yaitu Crediere, Obediere, Combattere atau Yakinlah,
Tunduklah, Berjuanglah. Dalam ideologi ini, peran negara demikian mutlak karena
negara diyakini sangat diperlukan dalam upaya menciptakan tatanan kehidupan
dalam masyarakat.
h) Kapitalisme
Ideolologi sangat
kental dengan pengaruh pemikiran ekonomi, dimana dalam kapitalisme memiliki
inti pemikiran bahwa individu berhak untuk mendapatkan hak dalam bidang
perekonomian. Negara tidak boleh terlibat dalam semua aktivitas perekonomian
yang dilakukan individu.
i)
Demokrasi
Tujuan awal dari
ideologi ini adalah untuk mengembalikan kekuasaan kepada masyarakat, dimana
dalam sistem ini, terjadi keseimbangan peran negara hanya sebagai pelaksana administrasi
pemerintahan. Sementara, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat.
j)
Neoliberalisme
Ideologi ini baru
dikenal pada tahun 2000an. Inti dari aliran ini adalah untuk menciptakan
kembali kebebasan individu yang dikaitkan dengan terjadinya pasar bebas di
dunia internasional. Didalam ideologi ini tercipta kekuatan ekonomi yang
menjadi tolok ukur kekuatan politik.
3. CIRI-CIRI IDEOLOGI TERBUKA DAN TERTUTUP
3.1. Ciri-Ciri Ideologi Terbuka
a.
Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
b.
Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat
sendiri.
c.
Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
d.
Bersifat dinamis dan reformis.
e.
Ciri khas ideologi terbuka adalah cita-cita dasar yang ingin diwujudkan
masyarakat bukan berasal dar luar masyarakat atau dipaksakan dari elit penguasa
tertentu.
f.
Terbuka kepada perubahan-perubahan yang datang dari luar, tetapi memiliki
kebebasan dan integritas untuk menentukan manakah nilai-nilai dari luar yang
mempengaruhi dan mengubah nilai-nilai dasar yang selama ini sudah ada dan
manakah yang tidak boleh berubah.
3.2. Ciri-Ciri Ideologi Tertutup
a.
Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
b.
Bukan berupa nilai dan cita-cita.
c.
Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
d.
Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.
4. CONTOH IDEOLOGI
TERBUKA DAN TERTUTUP
4.1. Contoh Ideologi
Terbuka
1.
Pancasila
2.
Demokratisme
3.
Liberalisme
4.
Sosialisme
5.
Feminisme
6.
Neonasionalisme
4.2 Contoh Ideologi
Tertutup
1.
Komunisme
2.
Marxisme
3.
Leninisme
4.
Fasisme
5.
Hitlerisme
6.
Zionisme
7.
Atheisme
8.
Terpimpin
9.
Gaulisme
10. Leninisme
5. BUKTI
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
1
Pancasila merupkan hasil kesepakatan masyarakat
Indonesia
2
Menerima nilai-nilai bangsa lain, bersifat dinamis
3
Menghargai hak asasi manusia
4
Nilainya bukan merupakan tuntutan-tuntutan operasional
yang kaku
5
Pengalaman sejarah bangsa Indonesia
5. SEPULUH FUNGSI
PANCASILA
1
Pancasila Sebagai Dasar Negara
Dasar negara merupakan alas atau fundamen yang
menjadi pijakan dan mampu memberikan kekuatan kepada berdirinya sebuah negara.
Negara Indonesia dibangun juga berdasarkan pada suatu landasan atau pijakan
yaitu Pancasila. Pancasila, dalam fungsinya sebagai dasar negara, merupakan
sumber kaidah hukum yang mengatur negara Republik Indonesia, termasuk di
dalamnya seluruh unsur-unsurnya yakni pemerintah, wilayah dan rakyat. Pancasila
dalam kedudukannya seperti inilah yang merupakan dasar pijakan penyelenggaraan
negara dan seluruh kehidupan negara Republik Indonesia.
2
Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.
Ideoligi
berasal dari kata “Idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita –
cita dan logos yang berarti ilmu jadi Ideologi dapat diartikan adalah Ilmu
pengeertian – pengertian dasar. Dengan demikian Pancasila sebagai Ideologi
Bangsa dimana pada hakekatnya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran
Bangsa Indonesia. Pancasila di angkat atau di ambil dari nilai-nilai
adat-istiadat yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia, dengan
kata lain pancasila merupakan bahan yang di angkat dari pandangan hidup
masyarakat Indonesia.
3
Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Indonesia
Yaitu yang dijadikan pedoman hidup bangsa
Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang
heterogen (beraneka ragam).
4
Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia.
Menurut Von Savigny bahwa setiap bangsa punya
jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist, artinya Jiwa Rakyat atau Jiwa
Bangsa. Pancasila sebagai jiwa Bangsa lahir bersamaan dengan adanya Bangsa
Indonesia yaitu pada jaman dahulu kala pada masa kejayaan nasional. Hal ini
sesuai dengan apa yang telah dikemukakan oleh Prof. Mr. A.G. Pringgodigdo dalam
tulisann beliau dalam Pancasila, yang menyatakan bahwa Pancasila itu sendiri
telah ada sejak adanya Bangsa Indonesia.
5
Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia
Artinya Pancasila lahir bersama dengan lahirnya
bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental
maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain.
6
Pancasila sebagai Perjanjian Luhur
Artinya Pancasila telah disepakati secara
nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI
(Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia).
7
Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber
tertib hukum
Artinya; bahwa segala peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan Pancasila atau tidak
bertentangan dengan Pancasila.
8
Pancasila sebagai Cita-cita dan tujuan yang akan
dicapai bangsa Indonesia
Yaitu masyarakat adil dan makmur yang merata
materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.
9
Pancasila sebagai Falsafah Hidup yang
Mempersatukan Bangsa Indonesia.
Pancasila merupakan sarana yang ampuh untuk
mempersatukan Bangsa Indonesia. Karena Pancasila adalah palsafah hidup dan
kepribadian Bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang
oleh Bangsa Indonesia diyakini paling benar, adil, bijaksana dan tepat bagi
Bangsa Indonesia untuk mempersatukan Rakyat Indonesia.
10 Pancasila
Sebagai Pandangan Hidup
Setiap manusia di dunia pasti mempunyai pandangan
hidup. Pandangan hidup adalah suatu wawasan menyeluruh terhadap kehidupan yang
terdiri dari kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur. Pandangan hidup berfungsi
sebagai pedoman untuk mengatur hubungan manusia dengan sesama, lingkungan dan
mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya.
6. SEJARAH SINGKAT PERUMUSAN PANCASILA
Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara
yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan
Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :
Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada
tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut:
1
Peri Kebangsaan
2
Peri Kemanusiaan
3
Peri Ketuhanan
4
Peri Kerakyatan
5
Kesejahteraan Rakyat
Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu
berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah
lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato
Yamin tersebut.
Tertulis :
1
Ketuhanan Ynag Maha
Esa
2
Kebangsaan Persatuan
Indonesia
3
Rasa Kemanusiaan
Yang Adil dan Beradap
4
Kerakyatan yang
Dipimpin Oleh Hikmat Kebikjaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5
Keadilan Sosial Bagi
Seluruh Rakyat Indonesia
Usulan Mr. Soepomo (31 Mei 1945)
1
Paham Negara
Persatuan
2
Perhubungan Negara
& Agama
3
Sistem Badan
Perwusyawaratan
4
Sosialisme Negara
5
Hubungan Antar
Bangsa
Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1
Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul
"Lahirnya Pancasila". Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai
berikut:
1
Kebangsaan Indonesia
2
Internasionalisme/Perikemanusiaan
3
Mufakat &
Demokrat
4
Kesejahteraan Sosial
5
KeTuhanan yang berkebudayaan
Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam
pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:
Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan,
internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya.
Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang
teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar,
dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan
abadi.
Piagam Jakarta
1
Ke-Tuhanan yang Maha
Esa
2
Kemanusiaan yang
Adil dan Beradap
3
Persatuan Indonesia
4
Kerakyatan yang
Dipimpin Oleh Hikmat dalam Permusyawaratan Perwakilan
5
Keadilan Sosial Bagi
Seluruh Rakyat Indonesia
Sidang PPKI (18 Agustus 1945) Moh. Hatta bersama 4 tokoh
islam(Kusman Singodimejo, Wachid Hasyim, Ki Bagus Hadi Kusumo, Teuku Hasan)
mengubah sila pertama menjadi sebagai berikut :
1
Ketuhanan Yang Maha
Esa
2
Kemanusiaan Yang
Adil dan Beradap
3
Persatuan Indonesia
4
Kerakyatan yang
Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
5
Keadilan Sosial Bagi
Seluruh Rakyat Indonesia
Setelah
Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen
penetapannya ialah :
1
Rumusan Pertama :
Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945
2
Rumusan Kedua :
Pembukaan Undang-undang Dasar - tanggal 18 Agustus 1945
3
Rumusan Ketiga :
Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949
4
Rumusan Keempat :
Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950
5
Rumusan Kelima :
Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli
1959)
7. PANCASILA KRAMA
Masuknya
agama Budha ke Indonesia turut membawa ajaran Pancasila tersebut. Pada masa
kerajaan Majapahit dibawah Raja Hayam Wuruk istilah Pancasila dimasukkan
kedalam kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca. Dalam buku tersebut
dituliskan “Yatnanggegwani Pancasyiila
Kertasangskarbhisekaka Krama” yang artinya Raja menjalankan ke lima
pantangan (pancasila) dengan setia.
Istilah
Pancasila juga dapat kita jumpai dalam sebuah kitab Sutasoma karya Empu
Tantular. Dalam buku itu terdapat istilah Pancasila yang diartikan sebagai
pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila Krama), yaitu :
1
Tidak boleh
melakukan kekerasan
2
Tidak boleh mencuri
3
Tidak boleh berwatak
dengki
4
Tidak boleh
berbohong
5
Tidak boleh mabuk
minuman keras
Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, istilah Pancasila kembali mencuat
ke permukaan. Pada siding BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-uasaha Persiapan Kemerdekaan
Indonesia) yang pertama tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno dalam pidatonya
mengatakan “ … namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya menamakan ini dengan
petunjuk seorang teman kita ahli bahasa, namanya Pancasila. Sila artinya asas
atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia,
kekal dan abadi”
SOAL-SOAL
1. Dibawah ini merupakan pengertian Ideologi,adalah….
a.ajaran mengenai sifat dan kelakukan
b.ajaran mengenai gagasan,ide dan buah pikiran
c.ajaran mengenai hak dan kewajiban
d.ajaran menegnai keserasian dankeselarasan
e.ajaran mengenai sanksi danhukuman
2 . Ideologi yang orientasi dasarnya ke dalam tujuan-tujuan dan norma-norma sosial-politik selalu dapatdipertanyakan
dan disesuaikan dengan nilai dan prinsipmoral yang berkembang di masyarakat,
adalah Ideologi….
a.terbuka
b.abstrak
c.transparan
d.netral
e.tertutup
3. Ideologi suatu Negara akan
kokoh apabila Ideologiitu….
a.Bersala dari orang-orang cerdik pandai
b.Sesuai dengan ajaran agama yangdianutnya
c.Berasal dan tumbuh dari kepribaian bangsa sendiri
d.Berasal dari Negara yang dekathubungannya
e.Berasal dari Negara-negara yang berpengaruh
4. Dibawah ini merupakan konsep atau
ciri-ciri ideologiterbuka, kecuali….
a.cita-cita yang akan dicapaidisepakati secara
demokratis.
b.Isinya bersifat dogmatis
c.sistem yang demokratis.
d.tidak totaliter dan kekuasaantidak bersifat mutlak
e.Merupakan kekayaan budayamasyarakat
5. Fungsi pokok Pancasila adalah, kecuali….
a.Pancasila Sebagai Ideologi Nasional
b.Pancasila sebagai Pandangan hidup bangsa
c.Pancasila sebagai Dasar negara
d.Pancasila sebagai karakteristik bangsa
e.Pancasila sebagai ide Pahlawan bangsa
6. Bangsa Indonesia memiliki ideologi Pancasila, makadalam menghadapi suatu
perbedaan hendaknya….
a. bersikap suka mengalah
b. terus menerus mempertahankan pendapat
c. berdebat adu argumentasi untuk mencari solusi
d.dijadikan pengalaman sebagai ciri mengelurkan pendapat
e. mengadakan musyawarah mufakat dalam mencapai tujuan
7. Rumusan Pancasila yang sah dan benar terdapat dalam….
a. Pembukaan UUD 1945 alinea 1
b. Pembukaan UUD 1945 alinea II
c. Pembukaan UUD 1945 alinea III
d.
Pembukaan UUD 1945 alinea IV
e. Piagam Jakarta
8. Pancasila sebagai Dasar Negara , nilai nilanya mampumengikuti
perkembangan masyarakat . Hal ini karena pancasila merupakan….
a.
Hasil kristalisasi dari sistem nilai/budaya Bangsa Indonesia
b. Hasil budaya manusia Indonesia sejak lahirnya pancasila pada tanggal 1
Juni 1945
c. Hasil konsensus nasional para pemimpin bangsa indonesia
d. Peninggalan budaya asli nenek moyang bangsa Indonesia
e. peninggalan budaya asli hasil konsensus nasional para pemimpin bangsa
9. Dasar negara Indonesia adalah
Pancasila . Rumusan dan nama Pancasila seperti yang tertuang Pembukaan UUD 1945
menunjukan asal mula….
a. Bahan
b.
bentuk
c. karya
d. tulisan
e. harapan
10. Pancasila sebagai Ideologi tidak diciptakan oleh Negara , tetapi
tercipta dari hal hal berikut ini , kecuali….
a. ditemukan dalam sanubari rakyat Indonesia
b. diciptakan oleh para penciri dan proklamator bangsa
c. dibuat oleh rakyat Indonesia untuk hidup yang langgeng
d.
digali dari harta kekayaan rohani , moral , dan budaya masyarakat Indonesia
sendiri
e. bersumber dari nilai nilai adat istiadat , budaya dan nilai religius
yang ada dalam kehidupan sehari hari masyarakat Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar