shintaindriati97@gmail.com

Senin, 08 September 2014

Tugas 1 PKn "Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka"

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
“Mendiskripsikan Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka”

Penyusun :
Nugradenta Wisnu W. (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
Shinta Indriati (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
Yulius Guntur (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)
Olivia Eldha F (XII-IPS1/SMAN 7 KEDIRI)

    1. PENGERTIAN IDEOLOGI
    Kata ideologi berasal dari bahasa Yunani “idea” dan “logos”. idea mengandung arti mengetahui pikiran, melihat dengan budi. Adapun kata logos mengandung arti gagasan, pengertian, kata, dan ilmu. jadi, ideologi berarti kumpulan ide atau gagasan, pemahaman-pemahaman, pendapat-pendapat, atau pengalaman-pengalaman.
    Istilah ideologi dicetuskan oleh Antoine Destutt Tracy (1757b-1836), seorang ahli filsafat prancis. menurutnya, ideologi merupakan cabang filsafat yang disebut science de ideas ( sains tentang ide ). Pada tahun 1796, ia mendefinisikan ideologi sebagai ilmu tentang pikiran manusia, yang mampu menunjukkan jalan yang benar menuju masa depan. Dengan begitu, pada awal kemunculannya, ideologi berarti ilmu tentang terjadinya cita-cita, gagasan, dan buah pikiran. 
    1.1. Pengertian Ideologi Menurut para Ahli
    a)      Menurut Descartes
    Ideologi adalah inti dari semua pikiran manusia
    b)      Menurut Machiavelli
    Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
    c)      Menurut Thomas Hobbes
    Ideologi adalah seluruh cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.
    d)      Menurut Francis Bacon
    Ideologi adalah paduan atau gabungan pemikiran mendasar dari suatu konsep
    e)      Menurut Karl Marx
    Ideologi adalah alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.
    f)        Menurut Napoleon
    Ideologi adaah keseluruhan pemikiran politik dari musuh-musuhnya


    g)      Menurut Dr.Hafidh Shaleh
    Ideologi adalah suatu pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional, yang meliputi aqidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus mempunyai metode, yang meliputi metode untuk menjabarkan ide dan jalan keluarnya, metode mempertahankannya dan metode menyebarkannya ke seluruh dunia.
    h)      Menurut The American Heritage dan Dictionary of The English Language, Fourth Edition
    Ideologi adalah sekumpulan ide yang mencerminkan kebutuhan-kebutuhan, darapan dan tujuan sosial dari individu, kelompok, golongan atau budaya. dan ideologi adalah sekumpulan ajaran atau kepercayaan yang membentuk dasar-dasar politik, ekonomi, dan sistem-sistem yang lain.
    i)        Menurut Random House Unabridged Dictionary
    Ideologi adalah sekumpulan ajaran, cerita suatu bangsa, kepercayaan dan lain -lain yang menuntut individu, gerakan sosial, institusi, golongan, atau kelompok yang besar.
    j)        Menurut Prof. Lowenstein
    Ideologi adalah suatu penyelarasan atau gabungan pola pikiran dan kepercayaan, atau pemikiran bertukar menjadi kepercayaan, penerangan sikap manusia tentang hidup dan kehadirannya dalam masyarakat dan mengusulkan sesuatu kepemimpinan dan menyeimbangkannya berdasarkan pemikirannya dan kepercayaan itu.
    k)      Menurut Sastrapratedja
    Ideologi adalah seperangkat gagasan atau pemikiran yang berorientasi pada tindakan yang berorganisis menjadi suatu sistem yang teratur dan ideologi adalah ilmu yang berkaitan dengan cita-cita, yang terdiri atas seperangkat gagasan-gagasan atau pemikiran manusia mengenai soal-soal cita politik, doktrin atau ajaran, nilai-nilai yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    2. MACAM-MACAM IDEOLOGI
    a)      Liberalisme
    Faham ini mengajarkan kebebasan mutlak pada setiap individu. Kebebasan ini didasarkan keyakinan bahwa semua manusia pada dasarnya adalah baik.

    b)      Konservatisme
    Ideologi ini mengajarkan tentang manusia yang harus selalu memelihara kondisi yang sudah ada serta menciptakan kestabilan. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa tidak selamanya sebuah perubahan akan membawa kebaikan.

    c)      Komunisme
    Ajaran ini dipelopori oleh negara Uni Sovyet yang dikuasai Partai Bolshevik. Partai ini didirikan oleh Lenin. Dimana dalam ideologi ini semua manusia adalah sama serta tidak ada hak pribadi, mengingat semua faktor ekonomi dan produksi dikuasai oleh negara.

    d)     Marxisme
    Ajaran ini dikemukakan oleh Karl Marx (1818-1883) dan Frederich Engel (1820-1895). Dalam ajarannya, mereka mengajarkan tentang dasar-dasar komunisme yang dikenal pada saat ini. Dalam konsep ini, ajaran yang mendominasi adalah pemikiran tentang konsep ekonomi dan materialisme.

    e)      Feminisme
    Ideologi ini bertujuan untuk menciptakan persamaan hak antara pria dan wanita. Cara yang ditempuh adalah dengan melakukan pemerataan dan kesederajatan dari setiap gender.

    f)       Sosialisme
    Konsep sosialisme ini adalah menciptakan kebersamaan dan adanya kesetaraan pada setiap orang. Dalam ideologi ini diajarkan bahwa semua manusia harus saling membantu, karena manusia tidak bisa hidup sendiri.

    g)      Fasisme
    Ajaran ini lahir di Italia dipelopori oleh Mousolinni. Dalam ideologi ini dikenal sebuah semboyan yang dipegang teguh, yaitu Crediere, Obediere, Combattere atau Yakinlah, Tunduklah, Berjuanglah. Dalam ideologi ini, peran negara demikian mutlak karena negara diyakini sangat diperlukan dalam upaya menciptakan tatanan kehidupan dalam masyarakat.

    h)      Kapitalisme
    Ideolologi sangat kental dengan pengaruh pemikiran ekonomi, dimana dalam kapitalisme memiliki inti pemikiran bahwa individu berhak untuk mendapatkan hak dalam bidang perekonomian. Negara tidak boleh terlibat dalam semua aktivitas perekonomian yang dilakukan individu.


    i)        Demokrasi
    Tujuan awal dari ideologi ini adalah untuk mengembalikan kekuasaan kepada masyarakat, dimana dalam sistem ini, terjadi keseimbangan peran negara hanya sebagai pelaksana administrasi pemerintahan. Sementara, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat.

    j)        Neoliberalisme
    Ideologi ini baru dikenal pada tahun 2000an. Inti dari aliran ini adalah untuk menciptakan kembali kebebasan individu yang dikaitkan dengan terjadinya pasar bebas di dunia internasional. Didalam ideologi ini tercipta kekuatan ekonomi yang menjadi tolok ukur kekuatan politik.

    3. CIRI-CIRI IDEOLOGI TERBUKA DAN TERTUTUP
    3.1. Ciri-Ciri Ideologi Terbuka
    a.       Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
    b.      Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
    c.       Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
    d.      Bersifat dinamis dan reformis.
    e.       Ciri khas ideologi terbuka adalah cita-cita dasar yang ingin diwujudkan masyarakat bukan berasal dar luar masyarakat atau dipaksakan dari elit penguasa tertentu.
    f.       Terbuka kepada perubahan-perubahan yang datang dari luar, tetapi memiliki kebebasan dan integritas untuk menentukan manakah nilai-nilai dari luar yang mempengaruhi dan mengubah nilai-nilai dasar yang selama ini sudah ada dan manakah yang tidak boleh berubah.
    3.2. Ciri-Ciri Ideologi Tertutup
    a.       Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
    b.      Bukan berupa nilai dan cita-cita.
    c.       Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
    d.      Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.






    4. CONTOH IDEOLOGI TERBUKA DAN TERTUTUP

    4.1. Contoh Ideologi Terbuka
    1.      Pancasila
    2.      Demokratisme
    3.      Liberalisme
    4.      Sosialisme
    5.      Feminisme
    6.      Neonasionalisme

    4.2 Contoh Ideologi Tertutup
    1.      Komunisme
    2.      Marxisme
    3.      Leninisme
    4.      Fasisme
    5.      Hitlerisme
    6.      Zionisme
    7.      Atheisme
    8.      Terpimpin
    9.      Gaulisme
    10.  Leninisme

    5. BUKTI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
    1        Pancasila merupkan hasil kesepakatan masyarakat Indonesia
    2        Menerima nilai-nilai bangsa lain, bersifat dinamis
    3        Menghargai hak asasi manusia
    4        Nilainya bukan merupakan tuntutan-tuntutan operasional yang kaku
    5        Pengalaman sejarah bangsa Indonesia

    5. SEPULUH FUNGSI PANCASILA

    1        Pancasila Sebagai Dasar Negara 
    Dasar negara merupakan alas atau fundamen yang menjadi pijakan dan mampu memberikan kekuatan kepada berdirinya sebuah negara. Negara Indonesia dibangun juga berdasarkan pada suatu landasan atau pijakan yaitu Pancasila. Pancasila, dalam fungsinya sebagai dasar negara, merupakan sumber kaidah hukum yang mengatur negara Republik Indonesia, termasuk di dalamnya seluruh unsur-unsurnya yakni pemerintah, wilayah dan rakyat. Pancasila dalam kedudukannya seperti inilah yang merupakan dasar pijakan penyelenggaraan negara dan seluruh kehidupan negara Republik Indonesia. 

    2        Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.
     Ideoligi berasal dari kata “Idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita – cita dan logos yang berarti ilmu jadi Ideologi dapat diartikan adalah Ilmu pengeertian – pengertian dasar. Dengan demikian Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dimana pada hakekatnya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran Bangsa Indonesia. Pancasila di angkat atau di ambil dari nilai-nilai adat-istiadat yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia, dengan kata lain pancasila merupakan bahan yang di angkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia. 

    3        Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
    Yaitu yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam). 

    4        Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia.
    Menurut Von Savigny bahwa setiap bangsa punya jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist, artinya Jiwa Rakyat atau Jiwa Bangsa. Pancasila sebagai jiwa Bangsa lahir bersamaan dengan adanya Bangsa Indonesia yaitu pada jaman dahulu kala pada masa kejayaan nasional. Hal ini sesuai dengan apa yang telah dikemukakan oleh Prof. Mr. A.G. Pringgodigdo dalam tulisann beliau dalam Pancasila, yang menyatakan bahwa Pancasila itu sendiri telah ada sejak adanya Bangsa Indonesia. 

    5        Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia
    Artinya Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain. 



    6        Pancasila sebagai Perjanjian Luhur
    Artinya Pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia). 

    7        Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber tertib hukum
    Artinya; bahwa segala peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan Pancasila atau tidak bertentangan dengan Pancasila. 

    8        Pancasila sebagai Cita-cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia
    Yaitu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila. 

    9        Pancasila sebagai Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa Indonesia.
    Pancasila merupakan sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Karena Pancasila adalah palsafah hidup dan kepribadian Bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang oleh Bangsa Indonesia diyakini paling benar, adil, bijaksana dan tepat bagi Bangsa Indonesia untuk mempersatukan Rakyat Indonesia. 

    10    Pancasila Sebagai Pandangan Hidup 
    Setiap manusia di dunia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup adalah suatu wawasan menyeluruh terhadap kehidupan yang terdiri dari kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur. Pandangan hidup berfungsi sebagai pedoman untuk mengatur hubungan manusia dengan sesama, lingkungan dan mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya. 


    6. SEJARAH SINGKAT PERUMUSAN PANCASILA
    Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :





    Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut:
    1        Peri Kebangsaan
    2        Peri Kemanusiaan
    3        Peri Ketuhanan
    4        Peri Kerakyatan
    5        Kesejahteraan Rakyat
    Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.

    Tertulis :
    1        Ketuhanan Ynag Maha Esa
    2        Kebangsaan Persatuan Indonesia
    3        Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradap
    4        Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebikjaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    5        Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    Usulan Mr. Soepomo (31 Mei 1945)
    1        Paham Negara Persatuan
    2        Perhubungan Negara & Agama
    3        Sistem Badan Perwusyawaratan
    4        Sosialisme Negara
    5        Hubungan Antar Bangsa

    Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila". Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut:
    1        Kebangsaan Indonesia
    2        Internasionalisme/Perikemanusiaan
    3        Mufakat & Demokrat
    4        Kesejahteraan Sosial
    5        KeTuhanan yang berkebudayaan
    Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:
    Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.
    Piagam Jakarta
    1        Ke-Tuhanan yang Maha Esa
    2        Kemanusiaan yang Adil dan Beradap
    3        Persatuan Indonesia
    4        Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat dalam Permusyawaratan Perwakilan
    5        Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    Sidang PPKI (18 Agustus 1945) Moh. Hatta bersama 4 tokoh islam(Kusman Singodimejo, Wachid Hasyim, Ki Bagus Hadi Kusumo, Teuku Hasan) mengubah sila pertama menjadi sebagai berikut :
    1        Ketuhanan Yang Maha Esa
    2        Kemanusiaan Yang Adil dan Beradap
    3        Persatuan Indonesia
    4        Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
    5        Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :
    1        Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945
    2        Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar - tanggal 18 Agustus 1945
    3        Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949
    4        Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950
    5        Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959)


    7. PANCASILA KRAMA
                Masuknya agama Budha ke Indonesia turut membawa ajaran Pancasila tersebut. Pada masa kerajaan Majapahit dibawah Raja Hayam Wuruk istilah Pancasila dimasukkan kedalam kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca. Dalam buku tersebut dituliskan “Yatnanggegwani Pancasyiila  Kertasangskarbhisekaka Krama” yang artinya Raja menjalankan ke lima pantangan (pancasila) dengan setia.
                Istilah Pancasila juga dapat kita jumpai dalam sebuah kitab Sutasoma karya Empu Tantular. Dalam buku itu terdapat istilah Pancasila yang diartikan sebagai pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila Krama), yaitu :
    1        Tidak boleh melakukan kekerasan
    2        Tidak boleh mencuri
    3        Tidak boleh berwatak dengki
    4        Tidak boleh berbohong
    5        Tidak boleh mabuk minuman keras

    Menjelang Proklamasi Kemerdekaan  Indonesia, istilah Pancasila kembali mencuat ke permukaan. Pada siding BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-uasaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang pertama tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno dalam pidatonya mengatakan “ … namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya menamakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa, namanya Pancasila. Sila artinya asas atau dasar, dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia, kekal dan abadi”

















    SOAL-SOAL
    1. Dibawah ini merupakan pengertian Ideologi,adalah….
    a.ajaran mengenai sifat dan kelakukan 
    b.ajaran mengenai gagasan,ide dan buah pikiran
    c.ajaran mengenai hak dan kewajiban
    d.ajaran menegnai keserasian dankeselarasan
    e.ajaran mengenai sanksi danhukuman 

    2 . Ideologi yang orientasi dasarnya ke dalam tujuan-tujuan dan norma-norma sosial-politik selalu dapatdipertanyakan dan disesuaikan dengan nilai dan prinsipmoral yang berkembang di masyarakat, adalah Ideologi….
    a.terbuka 
    b.abstrak 
    c.transparan
    d.netral
    e.tertutup

    3. Ideologi suatu Negara akan kokoh apabila Ideologiitu….
    a.Bersala dari orang-orang cerdik  pandai 
    b.Sesuai dengan ajaran agama yangdianutnya
    c.Berasal dan tumbuh dari kepribaian bangsa sendiri
    d.Berasal dari Negara yang dekathubungannya
    e.Berasal dari Negara-negara yang berpengaruh

    4. Dibawah ini merupakan konsep atau ciri-ciri ideologiterbuka, kecuali….
    a.cita-cita yang akan dicapaidisepakati secara demokratis. 
    b.Isinya bersifat dogmatis
    c.sistem yang demokratis.
    d.tidak totaliter dan kekuasaantidak bersifat mutlak
     e.Merupakan kekayaan budayamasyarakat  

    5. Fungsi pokok Pancasila adalah, kecuali….
    a.Pancasila Sebagai Ideologi Nasional 
    b.Pancasila sebagai Pandangan hidup bangsa
    c.Pancasila sebagai Dasar negara
    d.Pancasila sebagai karakteristik bangsa
    e.Pancasila sebagai ide Pahlawan bangsa 






    6. Bangsa Indonesia memiliki ideologi Pancasila, makadalam menghadapi suatu perbedaan hendaknya….
    a. bersikap suka mengalah 
    b. terus menerus mempertahankan pendapat
    c. berdebat adu argumentasi untuk mencari solusi
    d.dijadikan pengalaman sebagai ciri mengelurkan pendapat
    e. mengadakan musyawarah mufakat dalam mencapai tujuan
     
    7. Rumusan Pancasila yang sah dan benar terdapat dalam….
    a. Pembukaan UUD 1945 alinea 1
    b. Pembukaan UUD 1945 alinea II
    c. Pembukaan UUD 1945 alinea III
    d. Pembukaan UUD 1945 alinea IV
    e. Piagam Jakarta

    8. Pancasila sebagai Dasar Negara , nilai nilanya mampumengikuti perkembangan masyarakat . Hal ini karena pancasila merupakan….
    a. Hasil kristalisasi dari sistem nilai/budaya Bangsa Indonesia
    b. Hasil budaya manusia Indonesia sejak lahirnya pancasila pada tanggal 1 Juni 1945
    c. Hasil konsensus nasional para pemimpin bangsa indonesia
    d. Peninggalan budaya asli nenek moyang bangsa Indonesia
    e. peninggalan budaya asli hasil konsensus nasional para pemimpin bangsa

    9.  Dasar negara Indonesia adalah Pancasila . Rumusan dan nama Pancasila seperti yang tertuang Pembukaan UUD 1945 menunjukan asal mula….
    a. Bahan
    b. bentuk
    c. karya
    d. tulisan
    e. harapan

    10. Pancasila sebagai Ideologi tidak diciptakan oleh Negara , tetapi tercipta dari hal hal berikut ini , kecuali….
    a. ditemukan dalam sanubari rakyat Indonesia
    b. diciptakan oleh para penciri dan proklamator bangsa
    c. dibuat oleh rakyat Indonesia untuk hidup yang langgeng
    d. digali dari harta kekayaan rohani , moral , dan budaya masyarakat Indonesia sendiri
    e. bersumber dari nilai nilai adat istiadat , budaya dan nilai religius yang ada dalam kehidupan sehari hari masyarakat Indonesia




    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar